portalinvestigasi.com

Sigap, Tanggap, Sesuai Fakta

Kades Atas Nama Siswo Widodo Sudah Melakukan Banyak Pelanggaran Di Desa Ngadirejo Nganjuk

ByDhony Irawan HW

Mei 8, 2024
{"remix_data":[],"source_tags":[],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false}

Diwawancarai dan ditelusuri oleh tim investigasi dilapangan sampai dini hari dan beristirahat di dekat rel kereta api Madiun Mejayan,tim eksekutor berhasil mengungkap kasus yg selama ini ditutupi

 

Menurut laporan warga MR[x] [43]th mengaku bahwa si oknum kades ini sering melakukan pungli dan korupsi utamanya dengan penyesuaian data asli dari KPK ketika kroscek dilapangan terkait anggaran th.2018-th.2023 ,bahkan ketika jalan becek dan dimintai sumbangan untuk beli bola lampu saja tidak mau keluar uang,apalagi sampai membantu masyarakat,yg ada membangun rumah,menambah aset dan terus menimbun harta hasil korupsi.

 

” Iya mas,itu jika bilang kayak gitu tentang menyumbang masjid,dan bengkok nya,bisa kami di pertemukan dengan si kades,dimintai sumbangan aja pelit kayak setan,belum lagi ketua kelompok tani nya saudaranya itu juga bisnis gelap,menjual pupuk tidak sesuai harga,dengan alasan dari pusat,setelah tau data dari anda,saya baru percaya jika selama ini kami di bohongi “,ujar nya kepada media.

 

Hal ini sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 3 Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dan ditambah dengan Undang – undang Republik Indonesia nomor 20 yahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

 

Dalam KUHP, pelaku pungli dijerat dengan Pasal 368 ayat 1. Siapapun yang mengancam atau memaksa orang lain untuk memberikan sesuatu terancam pidana penjara paling lama sembilan tahun.

 

” Dah gak bisa dimaafkan lagi mas,banyak kejanggalan yg dilakukan bahkan sampai saat ini pun cuma cabut laporan aja suruh bayar 1,500jta “,ujar bang x ke media

 

Diharapkan dengan terbukanya wawasan aparat penegak hukum baik Penyidik, Penuntut Umum maupun Hakim dilembaga peradilan, membuat pembuktian dan penjeratan pelaku – pelaku Tindak Pidana Korupsi dengan modus melakukan Pungutan Liar (Pungli) kepada masyarakat dapat lebih mudah dijerat dan dijatuhkan sanksi yang setimpal dengan perbuatannya, serta dapat menimbulkan efek jera bagi pelaku dan upaya pencegahan (preventif) bagi calon pelaku lainnya.Kata kunci : Pungutan Liar, Pasal 12 huruf e, Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3, kecurangan, sogokan, tindak pidana korupsi, Penegakan Hukum Progresif.

 

(( RED ))

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *