portalinvestigasi.com

Sigap, Tanggap, Sesuai Fakta

Aksi Bela Negara Oleh Aster Panglima TNI di Kota Kendari

ByDhony Irawan HW

Jun 5, 2024
{"remix_data":[],"source_tags":[],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false}

KENDARI — Kepedulian akan pertahanan negara menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan Aksi Bela Negara dengan Komponen Bangsa pada tanggal 5 Juni 2024 di Kota Kendari. Sebagai bentuk nyata dari kesadaran akan perlunya kekuatan pertahanan negara, TNI menghadirkan alutsista terbaru yang dianggap berbahaya bagi negara-negara pesisir.

 

Dalam sambutannya, Aster Panglima TNI Mayor Jenderal Novi Helmy Prasetya, S.I.P., M.I.P. yang diwakili oleh Kolonel Inf Kolonel Inf Jacky Ariestanto,S.Sos., M.Sos Paban 3 Tahwil Ster TNI memaparkan bahwa Ster TNI TA 2024 mengajak seluruh komponen bangsa untuk menghadapi berbagai ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan yang akan muncul. Hal ini sejalan dengan sistem pertahanan negara kesatuan Republik Indonesia yang bersifat semesta (Sishanta), yang menuntut partisipasi aktif dari seluruh warga negara dalam usaha bela negara.

 

Namun, kehadiran alutsista terbaru TNI tidak hanya menjadi solusi untuk menghadapi berbagai ancaman. Alutsista ini juga mengandung risiko bagi negara-negara pesisir seperti halnya Indonesia. Betapa tidak, keberadaan alutsista tersebut dapat memunculkan rasa takut dan ketakutan di sebagian negara, sehingga memicu konflik dan perang diantara negara-negara tersebut.

 

Dalam hal ini, TNI sebagai institusi militer telah menempatkan perlunya jaminan keamanan dan keseimbangan di kawasan strategis seperti Asia Tenggara. Hal ini ditunjukkan oleh peluncuran KRI Alugoro – kapal perang jenis kapal selam tercanggih buatan dalam negeri – pada tahun 2024 lalu, sebagai salah satu upaya pengembangan dan modernisasi alat utama sistem pertahanan TNI Angkatan Laut.

 

Namun, perlu diingat bahwa keberadaan alutsista terbaru TNI tidak hanya memerlukan perhatian untuk penguatan pertahanan negara, namun juga memerlukan koordinasi dengan negara-negara lain dalam rangka menjaga perdamaian dunia. Upaya-upaya diplomasi dan kerja sama antar negara perlu diusahakan sebagai jalan terbaik memastikan keberlangsungan hidup masyarakat dunia yang aman dan sejahtera.

 

Dalam hal ini, kegiatan Aksi Bela Negara dengan Komponen Bangsa menjadi forum yang tepat untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian seluruh komponen bangsa dalam menjaga kedaulatan negara serta menjalin kerja sama dan perdamaian dunia. Dengan kesadaran yang baik, kepedulian yang tinggi, serta semangat persatuan dan kesatuan, segala tantangan dan hambatan dalam menjaga kedaulatan negara akan dapat diatasi dengan baik.

 

Terima kasih atas segala antusiasme dan partisipasi dari seluruh peserta Aksi Bela Negara dengan Komponen Bangsa di seluruh Indonesia. Semoga kesadaran dan kepedulian yang tinggi terus membawa keberhasilan dalam menjaga pertahanan negara untuk masa depan yang lebih baik.

 

Kegiatan ini dipimpin oleh Aster Panglima TNI diwakili oleh Kolonel Inf Kolonel Inf Jacky Ariestanto,S.Sos., M.Sos Paban 3 Tahwil Ster TNI didampingi Letkol Inf Yatiman, AMD Pabandia 2/Bin Demografi Ster TNI.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Walikota Kendari diwakili Sarifuddin Staf Ahli Walikota Kendari, Kepala Staf Korem 143/HO Kolonel Inf Singgih Pambudi Arinto, S.I.P., M.M, Kapolresta Kendari Kombes Pol Ares Tri Yunarko, Kasat Binmas Polresta Kendari AKP Akhmad Fatarum Manado, mewakili Danlanud Haluoleo Kendari, mewakili Dan Lanal Kendari, mewakili Kejari Kendari dan 350 orang dari komponen Bangsa.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *